Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan | Feed

Friday, January 25, 2013

Bakteri Asam Laktat pada Air Susu Ibu

Bakteri asam laktat mempunyai peranan yang sangat besar bagi kesehatan tubuh. Seorang professor di Jepang menyebutkan bahwa kunci kesehatan tubuh adalah pada keberadaan enzim dari bakteri. Baru-baru ini peneliti Prof. Dr. Lilis Nuraida berhasil mengisolasi bakteri asam laktat dari air susu ibu (ASI). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ASI mengandung 3-4 log unit CFU/ml bakteri asam laktat. Diantara bakteri asam laktat yang berhasil diisolasi ini, ditemukan L. rhamnosus sebagai bakteri yang dominan.

Bakteri asam laktat yang telah diisolasi ini, berhasil diidentifikasi fungsinya sebagai antidiare. Fungsi ini bukan untuk obat penyembuh diare akan tetapi lebih ke arah pencegahan diare. Selain itu, fungsi lainnya adalah sebagai immunomodulator (perangsang) sel kelenjar limpa dan menghasilkan ekstra alfa immunoglobulin. Sehubungan dengan peningkatan immunoglobulin, maka beberapa peneliti lain seperti Prof. Dr. Hardinsyah juga menemukan hal yang sama, bahwa implementasi bakteri asam laktat dapat meningkatkan serum immunoglobulin. Bakteri asam laktat yang paling dominan ini, juga mencegah hypocholesterolemic. Fungsi terakhir yang dapat disebutkan dalam dalam artikel ini bahwa bakteri asam laktat ini dapat menekan pertumbuhan S. sakazakii.

Disarikan oleh A. N. Al-Baarri dari International Congress of Lactic Acid Bacteria di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 25 Januari 2013

0 comments:

Post a Comment

ShareThis

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...